PMII UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Komisariat Universitas Brawijaya

POJOK KAMPUS

with 2 comments

Hai sobat kampus, tahu nggak kampus kita kemarin mendapatkan kucuran dana sebesar $1.9 juta atau Rp.+Rp.17.100.000.000 (tujuh belas milyar rupiah), dana tersebut untuk tiga fakultas, yaitu hukum, teknik pertanian dan MIPA (biologi). Ternyata dana tersebut berasal dari Word Bank. jelasnya dana hutang sobat. Dana tersebut dikucurkan dalam rangka proyek Im-Here. Sebuah program untuk efisiensi, efektifitas dan peningkatan fasilitas pendidikan di unibraw. Program tersebut sudah ditanda tangani oleh fakultas masing-masing lho.

Sobat tahu gak ada apa di balik program itu???

Semua sektor negeri ini sudah di kuasai oleh kapitalisme global. Mulai dari sektor ekonomi,militer,sosial politik dan budaya. Now, kapitalis global ingin intervensi dunia pendidikan kita. Dengan dalih sebuah program, pada dasarnya hutang tersebut berupaya menciptakan ketergantungan dunia pendidikan kita dengan luar negeri. Jika itu sudah terjadi, pendidikan kita mudah diarahkan sesuai dengan keinginan mereka. Walhasil, dunia pendidikan negeri ini seperti dijajah

Ada beberapa hal yang ingin dikuasai dan diarahkan oleh kapitalis lewat program Im-here:

Yang pertama, intervensi kurikulum lewat efisiensi jangka waktu pendidikan. Kurikulum pendidikan tinggi diupayakan untuk pemenuhan kebutuhan pasar (kapitalis). Mahasiswa hendak dibentuk untuk pemenuhan buruh-buruh pabrik. Dengan begitu, esensi pendidikan dihilangkan yaitu pendidikan yang memanusiakan manusia.

Yang kedua, intervensi budaya. Sobat tidak tahu bahwa perilaku yang kita lakukan sudah terhegemoni barat. Budaya ketimuran kita sebagai orang indonesia sedikit demi sedikit menjadi hilang dan kita kehilangan budaya bangsa sendiri. Lalu diciptakan budaya baru yang kebarat-baratan lewat perilaku kaum intelektualnya.

Yang ketiga, penguasaan intelektual muda bangsa. Inilah tujuan yang paling akhir sobat. Dengan menguasai kaum intelektualnya,secara tidak langsung bangsa itu sudah dikuasasi. Lalu,SDA kita kan dieksploitasi habis-habisan (ya….seperti sekarang ini sobat).

Dulu pendidikan indonesia minim sarana prasarana tapi menghasilkan SDM yang berkualitas. Menurut saya lebih baik kita serba kekurangan asalkan kita bisa berdaulat di tanah sendiri dari pada dengan dalih peningkatan pendidikan nyatanya menjajah. Ayo kita merenung bersama ya, apakah negeri ini sudah benar-benar merdeka. bagaimana caranya negeri ini bisa keluar dari krisis. Cuman sobat kaum intelektual harapan satu-satunya negeri ini. Ayo selamatkan Indonesia dari ketergantungan luar negeri.(A6)

Written by pmiiub

Mei 31, 2007 pada 4:42 am

Ditulis dalam Buletin

2 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. getar jiwa kita saebgai anak bangsa sudah sama….
    bahwa qt lg dijajah..
    disegala penjuru..
    ekonomi, pangan, pemerintahan dll dan yang paling dekat dng kita adalah pendidikan.
    kira2 orang2 kapitralis mau memasukkan kurikulum apa ya ? ke dalam brawijaya ?

    icha

    Maret 1, 2008 at 8:33 am

  2. BRAWIJAYA akan masuk BHP(Badan Hukum Pendidikan) n SPMB akan dikurangi.maka biaya kuliah akan lebih mahal karna UNIBRAW gak punya aset yang cukup bwt gaji para staf pngajar n dosen. gtu!

    sasy

    Maret 8, 2009 at 11:49 am


Tinggalkan Balasan