PMII UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Komisariat Universitas Brawijaya

Archive for the ‘Uncategorized’ Category

PERNYATAAN SIKAP DAN SERUAN PEMILU DAMAI PMII KABUPATEN MALANG

without comments

Demokrasi dan benang “kusut” tuntutan masyarakat agar tercapainya masyarakat Indonesia yang sejahtera, adil dan makmur hanyalah sebuah keniscayaan belaka. PEMILU 2009 dengan sistem suara terbanyak dalam penentuan caleg akan menjadikan ekpresi demokrasi masyarakat yang beragam dalam menyikapi Pemilu. Pesta demokrasi (PEMILU 2009), adalah momentum tepat bagi masyarakat dalam menyalurkan aspirasi politiknya guna mencapai sebuah sinergi pemerataan pembangunan yang berkeadilan sesuai UUD 1945. Maka PC PMII Kabupaten Malang menyatakan sikap, bahwa :

1. PC PMII Kabupaten Malang meminta KPUD Kabupaten Malang untuk mewujudkan pemilu bersih dari praktik-praktik kolusi, korupsi dan nepotisme dalam PEMILIHAN LEGISLATIF 2009.

2. PC PMII Kabupaten Malang menolak penggunaan lembaga birokrasi, pendidikan, pesantren, sosial, sarana umum dan layanan publik untuk suksesi pemilihan CALON ANGGOTA LEGISLATIF.

3. PC PMII Kabupaten Malang mengajak semua elemen masyarakat agar mewujudkan PEMILU DAMAI.

4. PC PMII Kabupaten Malang mengajak masyarakat untuk menjadi pemilih cerdas. Demikian pernyataan sikap ini, semoga dapat menjelaskan maksud dan tujuan kami, harapan besar kami adalah terbentuknya masyarakat Kabupaten Malang berhati mulia yang sejahtera, adil dan makmur. Semoga ! TANGAN TERKEPAL DAN MAJU KEMUKA ! Wallahul Muafiq Ila Aqwamit Thariq

Mengetahui:

MASRURI MAHALI

Koordinator POS IPPM

sumber: www.beritajatim.com

Written by pmiiub

Maret 20, 2009 at 6:25 am

Ditulis dalam Uncategorized

Pendidikan Melahirkan Generasi Baru

without comments

Harus kita akui masih banyak generasi muda saat ini yang mudah emosi dan lebih mengutamakan otot daripada akal pikiran. Kita lihat saja, tawuran bukan lagi milik pelajar SMP dan SMA tapi sudah merambah dunia kampus mungkin yang terbaru adalah di Universitas Pattimura. Atau kita jarang melihat demonstrasi yang santun dan tidak menggangu orang lain baik kata-kata yang diucapkan dan prilaku yang ditampilkan. Kita juga kadang-kadang jadi ragu apakah demonstrasi yang dilakukan mahasiswa murni untuk kepentingan rakyat atau pesanan sang pejabat.

Selain itu, berita-berita mengenai tindakan pencurian kendaraan baik roda dua maupun empat, penguna narkoba atau bahkan pengedar, pemerasan dan perampokan yang hampir setiap hari mewarnai tiap lini kehidupan di negara kita tercinta ini banyak dilakukan oleh oknum golongan terpelajar. Semua ini jadi tanda tanya besar kenapa hal tersebut terjadi?. Apakah dunia Pendidikan (dari SD sampai PT) kita sudah tidak lagi mengajarkan tata susila dan prinsip saling sayang – menyayangi kepada siswa atau mahasiswanya atau kurikulum pendidikan tinggi sudah melupakan prinsip kerukunan antar sesama? Atau inikah hasil dari sistim pendidikan kita selama ini ? atau Inikah akibat perilaku para pejabat kita?

Dilain pihak, tindakan korupsi, kolusi dan nepotisme yang membuat bangsa ini morat-marit dengan segala permasalahanya baik dalam bidang keamanan, politik, ekonomi, sosial budaya serta pendidikan banyak dilakukan oleh orang orang yang mempunyai latar belakang pendidikan tinggi baik dalam negeri maupun luar negri. Dan parahnya, era reformasi bukannya berkurang tapi malah tambah menjadi-jadi.

PERLU PENDIDIKAN YANG BERADAB

Pendidikan nasional selama ini telah mengeyampingkan banyak hal. Seharusnya pendidikan nasional kita mampu menciptakan generasi penerus yang beradab, bermoral, mandiri, matang dan dewasa, jujur, berakhlak mulia, berbudi pekerti luhur, berperilaku santun, tahu malu dan tidak arogan serta mementingkan kepentingan bangsa bukan pribadi atau kelompok.Tapi kenyataanya bisa kita lihat saat ini. Pejabat yang melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme baik di legislative, ekskutif dan yudikatif semuanya orang-orang yang berpendidikan bahkan tidak tanggung-tanggung, mereka bergelar dari S1 sampai Prof. Dr. Contoh lainnya, dalam bidang politik lebih parah lagi, ada partai kembar , anggota dewan terlibat narkoba, bertengkar ketika sidang, gontok-gontokan dalam tubuh partai karena memperebutkan posisi tertentu. Bagaimana mau memperjuangkan aspirasi rakyat kalau dalam diri partai saja belum kompak?

Pendidikan nasional yang beradab adalah pendidikan yang bisa mencetak generasi muda dari SD sampai PT yang bermoral dan beradab. Dimana proses pendidikan harus bisa membawa peserta didik kearah kedewasaan, kemandirian dan bertanggung jawab, tahu malu, tidak plin-plan, jujur, santun, berahklak mulia, berbudi pekerti luhur sehingga mereka tidak lagi bergantung kepada keluarga, masyarakat atau bangsa setelah menyelesaikan pendidikannya.Tetapi sebaliknya, mereka bisa membangun bangsa ini dengan kekayaan yang kita miliki dan dihargai didunia internasional. Kalau perlu bangsa ini tidak lagi mengandalkan utang untuk pembangunan. Sehingga negara lain tidak seenaknya mendikte Bangsa ini dalam berbagai bidang kehidupan.

Perubahan dalam pendidikan nasional jangan hanya terpaku pada perubahan kurikulum, peningkatan anggaran pendidikan, perbaikan fasilitas. Misalkan kurikulum sudah dirubah, anggaran pendidikan sudah ditingkatkan dan fasilitas sudah dilengkapi dan gaji guru/dosen sudah dinaikkan, Namun kalau pendidik (guru atau dosen) dan birokrat pendidikan serta para pembuat kebijakan belum memiliki sifat-sifat seperti diatas, rasanya perubahan-perubahan tersebut akan sia-sia. Implementasi di lapangan akan jauh dari yang diharapkan Dan akibat yang ditimbulkan oleh proses pendidikan pada generasi muda akan sama seperti sekarang ini. Dalam hal ini saya tidak berpretensi menyudutkan guru atau dosen dan birokrat pendidikan serta pembuat kebijakan sebagai penyebab terpuruknya proses pendidikan di Indonesia saat ini. Tapi adanya oknum yang berperilaku menyimpang dan tidak bermoral harus segera mengubah diri sedini mungkin kalau menginginkan generasi seperti diatas.

Salah satu solusi terbaik untuk memperbaiki Indonesia saat ini adalah saat ini adalah melalui lembaga pendidikan yang efektif. Tentu saja ini tidak luput dari tenaga pengajar tak terkecuali dosen. Di harapkan dosen dapat mendidik mahasiswa tidak hanya dalam hal akademis tetapi juga dapat mencetak mahasiswa yang beradab.

Dan harapannya dengan adanya pendidikan panacasila dan atau kewarganegaraan yang dipahami tidak sekedar hafalan akan mewujudkan pendidikan yang berkualitas sehingga melahirkan generasi yang beradab.

Written by pmiiub

Januari 25, 2009 at 4:37 pm

Ditulis dalam Uncategorized

SUKSESKAN RTK XX KOMISARIAT PMII BRAWIJAYA

with 9 comments

Mari Sukseskan RTK XX PMII Komisariat Universitas Brawijaya yang akan diselenggarakan pada :

Hari, tanggal : Jumat – Minggu, 23 – 25 Mei 2008

waktu : 13.00 WIB – selesai

Tempat : Balai Kelurahan Ketawanggede, Malang

Tema : “PMII sebagai aset kepemimpinan masyarakat lintas Sektoral” dengan tema khusus dalam acara sarasehan ” SEABAD KEBANGKITAN NASIONAL, SANGGUPKAH PERGERAKAN MAHASISWA BANGKIT?”

narasumber : 1. Arif Junaidi (DPRD Jatim)

2. Kurniawan Muhammad (Wartawan Jawa pos)

3. Hakim Jayli (Dirut Pas TV Pasuruan)

Mari kita sukseskan RTK XX PMII Kobra.

Written by pmiiub

Mei 20, 2008 at 1:41 am

Ditulis dalam Uncategorized

Senyum

with one comment

“Senyum biayanya lebih kecil dibanding dengan listrik, tapi dijamin lebih banyak cahayanya”  

Written by pmiiub

November 22, 2007 at 5:07 pm

Ditulis dalam Uncategorized

Selamat Berkarya untuk Bangsa!

with one comment

Pada Wisuda Periode ketiga Universitas Brawijaya yang akan diselenggarakan pada sabtu, 17 Nopember besok, ada tiga kader PMII yang udah nyuri start buat finish duluan. Mereka adalah :

1. Sahabat Arif (mantan ketua kom 2004 – 2005)

2. Sahabati Airin Nur W (kader Rayon MIPA)

3. Sahabati Ernin NU (Bendahara Komisariat 2007 – 2008)

Segenap Keluarga besar PMII Komisariat Brawijaya mengucapkan selamat kepada mereka-mereka yang telah mewarnai perjalanannya di kampus dengan PMII.

Selamat berkarya dan bergerak.

Tangan Terkepal dan Maju Kemuka…

PK PMII UB 07 – 08

Written by pmiiub

November 15, 2007 at 5:47 pm

Ditulis dalam Uncategorized

MAPABA, CERMIN KADERISASI YANG TERATUR

without comments

Sebagai organisasi kader, PMII selalu dituntut untuk selalu menghasilkan kader yang handal dan teruji. Maka dari itu, PMII Komisariat Brawijaya mengundang sahabat-sahabat sekalian untuk menyukseskan MAPABA yang hendak diselenggarakan pada:

hari/tanggal           : sabtu – minggu, 17 – 18 Nopember 2007

tempat                    : Villa Sengkaling, Kabupaten Malang

tema                        : membangun jiwa kepemimpinan berwawasan kebangsaan dalam bingkai islam indonesia

MAPABA kali ini akan di fasilitatori oleh sahabat2 alumni MAPABA Ramadhan. Juga hadir sebagai narasumber dari alumni PMII Komisariat Brawijaya. Diantaranya Mas Endri Dewanto (Ketua KPUD Kab.Malang), Mas Romdlon (Dosen IAIN SUNAN AMPEL), Mas Hesti (Direktur Averrous Community), dan sahabat2 pengurus cabang PMII Kota Malang.

Semoga kegiatan ini selalu mendapat rahmat dari Allah swt dan terbentuk kader yang berkepribadian muslim dan ulul albab. Amin.

Written by pmiiub

November 15, 2007 at 5:25 pm

Ditulis dalam Uncategorized

Selamat Hari Kemenangan

without comments

Segenap Pengurus Komisariat PMII Universitas Brawijaya mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1428 H. Semoga amal ibadah kita diterima Allah swt.

Malang, 20 Oktober 2007

Pengurus Komisariat PMII

Universitas Brawijaya

ttd

Ahmad Zarkasi

Ketua

Written by pmiiub

Oktober 20, 2007 at 1:04 am

Ditulis dalam Uncategorized

Konfercab PMII Kota Malang

with 19 comments

Selamat atas penyelenggaraan konferensi Cabang PMII Kota Malang XXXV di Aula Bakorwil jl Simpang Ijen.

Kami sampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pengurus Cabang demisioner periode 2006 – 2007 atas pengabdiannya selama satu kepengurusan.

Dan PMII Brawijaya akan berkomitmen terhadap apapun hasil Konfercab. Dengan menekankan Nilai Pergerakan sebagai isu utama Konfercab ini.

Kami sampaikan selamat kepada ketua cabang terpilih periode 2007 – 2008, sahabat Feri Firmansyah, semoga sukses selalu.
PK PMII UB

Written by pmiiub

September 22, 2007 at 7:22 am

Ditulis dalam Uncategorized

Lahirnya Generasi PMII Brawijaya

with 3 comments

Jumat, tanggal 14 September 2007 PMII Brawijaya menyelenggarakan MAPABA Raya. Acara ini diselenggarakan oleh Pengurus Komisariat guna membidani kelahiran anggota-anggota baru.

“Sebagai Organisasi Pengkaderan, PMII harus mampu untuk terus mencetak kader dan anggota.” Ungkap Sahabat zarkasi, Ketua Komisariat Brawijaya.

Kegiatan yang diselenggarakan selama tiga hari itu, terhitung mulai Jumat-Sabtu-Minggu, cukup mengundang simpati dari Pengurus Komisariat sendiri. Betapa tidak, kegiatan kaderisasi paling awal ini sudah meminta korban (tumbal) sedemikian bahayanya.

Dalam keterangannya, Sahabat Udin sebagai Waka Bidang I sekaligus Co tim SC, mengaku sempat terjatuh dari motor saat melakukan perjalanan dari Komisariat ke tempat Mapaba. kejadian ini dipicu oleh ngawurnya penyeberang jalan yang tidak sempat melihat kedatangan motor Udin.

beberapa luka lecet dan memar menghiasi perjalanan Sahabat Udin dari Komisariat ke tempat mapaba. Akhirnya, sahabat Udin pamit meninggalkan Mapaba pada malam minggu setelah dia merasa ada yang tidak beres dengan tubuhnya (NgGregesi, red).

Pada waktu yang hampir bersamaan pula, tepatnya pada pukul 22.30, Sahabat Iden datang dengan membawa satu kader putri untuk diikutkan mapaba. Dalam kesempatan itu pula dia ingin mencari jajanan sebagai makanan ringan untuk dimakan bersama. namun naas, ketika dalam perjalanan kembali ke tempat mapaba dia dan kadernya dijambret oleh orang tak dikenal. Kerugian ditaksir senilai Rp. 1.000.000,-

Dan Kejadian naas yang ketiga, adalahnya dengan ditilangnya sahabat Taufik (Rayon TP) ketika hendak menggandakan arsip-arsip. Kesalahan ini disebabkan oleh pelanggaran terhadap arus searah yang dilewati di jalan halmahera.

Dikaitkan dengan mitos yang dipercaya oleh sahabat-sahabat PMII Brawijaya, kader yang mengikuti bai’at di gedung PKB akan menjadi kader yang militan. Pengalam ini sudah terbukti sekian tahun. Mitos ini semakin menambah keyakinan bahwa kader Mapaba kali ini bakal menjadi agen perubahan yang bener-bener menjadi kader yang ulul albab.

Sederet pengalaman mengenaskan ini kiranya patut menjadi refleksi yang sangat dalam bagi kader PMII Brawijaya. Betapa Mapaba kali ini sangat membutuhkan pengabdian dan pengorbanan yang sangat berat.

Semoga kader-kader yang dilahirkan pada mapaba kali ini menjadi seorang muslim yang sesuai dengan tujuan PMII terbentuknya pribadi muslim yang ulul albab.

Welcome The New PMII Brawijaya member,

We are waiting for the Reborn PMII Brawijaya.

By : BP2J PK PMII UB

Written by pmiiub

September 22, 2007 at 6:42 am

Ditulis dalam Uncategorized

AYO, SUKSESKAN MAPABA…

without comments

Setelah serangkaian kegiatan Pra-Mapaba diselenggarakan oleh PK PMII UB (Kobra, red) pada hari ini jumat, 14 september 2007 Panitia MAPABA Kobra all out dalam pelaksanaan MAPABA.

Rencananya, MAPABA dimulai dengan acara pemberangkatan dari kantor Komisariat, di jalan kertoraharjo no.3. Kegiatan yang juga diikuti oleh delegasi dari PMII Trunojoyo ini akan diselenggarakan selama tiga hari, terhitung mulai Jumat – Minggu.

Selamat yaa… semoga sukses dan lancar…

Written by pmiiub

September 14, 2007 at 4:09 am

Ditulis dalam Uncategorized